Mari kita mulai saja. Ini
merupakan contoh koding sederhana:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
void main()
{
clrscr();
int n,i,j;
for(i=1;i<=n;i++)
printf(“N: “);scanf(“%i”,&n);
{
for(j=1;j<=n;j++)
printf(“x”);
printf(“\n”);
}
getch();
}
Maka Hasilnya x akan
di cetak baris dan kolom sebanyak x kali.
Tapi Dalam
penjalanan program terdiri dari berberapa tahap yang sebagai berikut:
1.
Misal
n=4
2.
i=1
Maka apakah 1 <=4? Maka jawabannya benar dan akan dilanjutkan oleh j
3.
j=2
Maka apakah 2 <=4? Maka jawabannya benar dan
4.
j=3
Maka apakah 3 <=4? Maka jawabannya benar dan
5.
j=4
Maka apakah 4 <=4? Maka jawabannya benar dan
6.
i=2
Maka apakah 2 <=4? Maka jawabannya benar dan akan dilanjutkan oleh j
7.
j=1
Maka apakah 1 <=4? Maka jawabannya benar dan
8.
j=2
Maka apakah 2 <=4? Maka jawabannya benar dan
9.
j=3
Maka apakah 3 <=4? Maka jawabannya benar dan
10.
j=4
Maka apakah 4 <=4? Maka jawabannya benar dan
11.
i=3
Maka apakah 3 <=4? Maka jawabannya benar dan akan dilanjutkan oleh j
12.
j=1
Maka apakah 1 <=4? Maka jawabannya benar dan
13.
j=2
Maka apakah 2 <=4? Maka jawabannya benar dan
14.
dst
sampai
15.
i=5
Maka apakah 5 <=4? Maka jawabannya salah koding akan diberhentikan
NB: didalam koding
kali ini i sebagai kolom dan j sebagai
baris
Maka hasilnya:
x
x x x
x
x x x
x
x x x
x
x x x
Nah, Yang belum tahu apa fungsi \n merupakan enter
pada turboC+ dan tidak usah memberikan include apapun karena sudah terdaftar
didalam program turboC+.
Sekian
Dari Saya Semoga Lembaran diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terima Kasih atas
luang waktu anda untuk membaca artikel ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar